PENGERTIAN
Mioma Uteri (bahasa Inggris: uterine myoma)
adalah tumor jinak pada dinding rahim. Mioma juga disebut mioma, myom, tumor otot
rahim atau tumor fibroid, karena berasal dari sel jaringan fibro.
Asal mulanya penyakit mioma uteri berasal dari otot polos rahim. Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause(mengecil pada pasca manepause)
Sering kali tumor jinak rahim ke arah rongga ini membesar dan bertumbuh keluar dari mulut rahim. Tumor yang ada dalam rahim dapat tumbuh lebih dari satu, teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol-benjol sesuai ukuran tumor. Beratnya bervariasi, mulai dari beberapa gram saja, namun bisa juga mencapai 5 kilogram atau lebih.
Asal mulanya penyakit mioma uteri berasal dari otot polos rahim. Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause(mengecil pada pasca manepause)
Sering kali tumor jinak rahim ke arah rongga ini membesar dan bertumbuh keluar dari mulut rahim. Tumor yang ada dalam rahim dapat tumbuh lebih dari satu, teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol-benjol sesuai ukuran tumor. Beratnya bervariasi, mulai dari beberapa gram saja, namun bisa juga mencapai 5 kilogram atau lebih.
Mioma Uteri
adalah suatu tumor jinak pada rahim yang berasal dari otot rahim. Dikenal juga
dengan istilah mioma atau myom atau tumor otot rahim. Jumlah penderita mioma
uteri ini sulit diketahui secara akurat karena banyak yang tidak menimbulkan
keluhan sehingga penderita tidak memeriksakan dirinya ke dokter.
Sampai saat
ini belum diketahui penyebab pasti mioma uteri dan diduga merupakan penyakit
multifaktorial. Dipercayai bahwa mioma merupakan sebuah tumor monoklonal yang
dihasilkan dari mutasi somatik dari sebuah sel neoplastik tunggal. Sel-sel
tumor mempunyai abnormalitas kromosom, khususnya pada kromosom lengan
12q13-15.
GEJALA DAN
TANDA – TANDA
Sebagian
penyakit ini ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksaan panggul rutin.
Gejala yang timbul bergantung pada lokasi dan besarnya tumor, namun yang paling
sering ditemukan adalah:
- Perdarahan yang banyak dan lama selama masa haid atau pun di luar masa haid.
- Rasa nyeri karena tekanan tumor dan terputarnya tangkal tumor, serta adanya infeksi di dalam rahim.
- Penekanan pada organ di sekitar tumor seperti kandung kemih, ureter, rektum atau organ rongga panggul lainnya, menimbulkan gangguan buang air besar dan buang air kecil, pelebaran pembuluh darah vena dalam panggul, gangguan ginjal karena pembengkakan tangkai tumor.
- Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur. Pada bagian bawah perut dekat rahim terasa kenyal.
Sering kali penderita merasa nyeri akibat miom mengalami degenerasi atau kontraksi uterus berlebihan pada mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim. Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (infertilitas) disebabkan gangguan pada tuba, gangguan implantasi pada endometrium,penyumbatan.
Mioma Uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan pada saat kontraksi rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta, bahkan bisa menyebabkan keguguran.
Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak memperparah Mioma Uteri. Saat hamil, Mioma Uteri cenderung membesar, dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa terputar.
DIANGNOSA
Mioma uteri atau leiomioma adalah
tumor jinak yang berasal dari otot rahim dan jaringan ikat yang menumpangnya.
Tumor ini disebabkan oleh produksi hormon estrogen yang berkepanjangan.
Mioma paling banyak ditemukan pada umur 35-45 tahun (kurang lebih 25%). Mioma
uteri sering didapat pada wanita yang belum menikah dan yang kurang subur.
Faktor keturunan juga berperan. Penderita mioma sering mengalami menopause yang
terlambat.
Apabila mioma dibelah, tampak bahwa
mioma terdiri atas berkas otot polos dan jaringan ikat yang tersusun seperti
konde/pusaran air (whorl pattern). Sarang mioma sering ditemukan
sebanyak 5-20 buah dalam satu rahim. Tumor ini dapat juga bertangkai dan dapat
menonjol ke dalam rongga rahim bahkan melalui serviks ke dalam vagina.
Pertumbuhan mioma dapat mencapai berat 5kg. Diperkirakan memerlukan waktu 3
tahun agar mioma dapat mencapai ukuran sebesar tinju, akan tetapi beberapa
kasus ternyata tumbuh dengan cepat. Tumor ini dapat mengalami perubahan karena
perubahan dalam aliran darah yang menuju tumor akibat pertumbuhan, kehamilan
atau pengecilan rahim pada menopause. Torsi atau terputarnya mioma bertangkai
dapat juga terjadi.
Hampir separuh kasus mioma uteri
ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan ginekologik karena tumor ini tidak
mengganggu, sering hanya keluhan akan rasa berat dan adanya benjolan di perut
bagian bawah saja.
Gejala yang dikeluhkan sangat
tergantung pada :
·
Tempat mioma berada
·
Besarnya mioma
·
Perubahan berat mioma
·
Komplikasi yang terjadi
Nyeri bukan gejala khas tetapi dapat
terjadi. Masalah dapat timbul bila terjadi perdarahan abnormal rahim (banyak
dan lama serta tidak menentu) yang berlebihan sehingga menimbulkan anemia;
penekanan pada kandung kemih yang menyebabkan sering berkemih dan urgensi,
serta potensial untuk terjadinya infeksi kandung kemih, penekanan pada rectum
menyebabkan sembelit; dan nyeri jika tumor mengalami perubahan atau jika
terjadi torsi atau putaran mioma yang bertangkai.
Komplikasi yaitu mioma dapat menjadi
ganas (leiomiosarkoma) hanya ditemukan 0,32-0,6% dari seluruh mioma. Pada mioma
yang bertangkai dapat terjadi torsi (putaran) sehingga dapat terjadi nekrosis
yang mengakibatkan sindrom abdomen akut.
Pada wanita yang tidak ada keluhan
atau mendekati usia menopause, atau yang memiliki tumor yang kecil, tidak
diperlukan tindakan khusus. Pemeriksaan teratur harus dilakukan untuk memantau
perubahan. Selama masa reproduksi, dapat dilakukan miomektomi jika timbul
gejala-gejala bermakna yang mengakibatkan infertilitas akibat mioma.
PENYEBAB
Penyebab mioma
- "Mencegah lebih baik
daripada mengobati". Itulah pepatah yang sebenarnya mempunyai arti besar dalam hidup
kita, tidak terkecuali pada penyakit mioma ini. Bagaimana kita mencegahnya?
Salah satu cara mencegah penyakit mioma ini adalah dengan cara mengetahui apa
saja penyebab mioma / pemicu tumbuhnya penyakit mioma sekaligus menghindarinya.
Ingat ! Penyakit tidak akan
tumbuh/timbul tanpa Sebab.
Seperti
yang kita ketahui, Penyakit Mioma adalah penyakit sejenis tumor jinak yang
berada pada dinding rahim. Penyakit Mioma juga sering disebut Mioma, Myom,
Tumor Otot rahim atau Tumor Fibroid karena berasal dari sel jaringan fibro.
Jumlah penderita belum
diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga
tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30%
terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun.
Penyebab Miom Yang Harus Kita Ketahui
Faktor
keturunan bisa menjadi penyebab penyakit miom
(atau yang sering disebut sebagai mioma uteri). Penyebab lainnya yang sering
kita temui yaitu adanya ransangan hormon, obesitas, dan makanan yang tinggi
kadar lemaknya. Obesitas bisa menyebabkan ketidakseimbangan ransangan
hormon dan kekebalan tubuh sehingga memicu timbulnya penyakit miom dalam tubuh.
Dalam keadaan hamil, adanya infeksi dan jamur juga dapat membuat penyakit miom
timbul kembali meskipun sudah dilakukan operasi pengangkatan.
Jika
terdapat miom rahim, Anda mungkin tidak mengetahuinya. Paling tidak setengah
dari wanita penderita miom tidak mempunyai gejala-gejala. Bahkan, sebagian
besar diketahui bahwa menderita penyakit miom pada saat pemeriksaan rutin
panggul atau pada saat perawatan kehamilan.
Apabila
anda terdeteksi menderita penyakit mioma, kami sarankan untuk segera melakukan
pengobatan herbal dengan obat mioma
herbal Ace Maxs. Selain biaya yang dikelurkan lebih murah dibanding anda harus
melakukan operasi ke dokter, obat herbal Ace Maxs juga sudah tidak diragukan
lagi khasiatnya karena sudah melewati berbagai penelitian para ahli disertai
dengan testimoni penderita. Untuk informasi lebih lengkap mengenai obat herbal
Ace Maxs dan khasiatnya untuk mengobati mioma,
Faktor bakat. Hal ini dapat terjadi
jika pertumbuhan miom tersebut semakin didorong oleh adanya rangsangan hormon.
Rangsangan ini dapat berasal dari kondisi emosi yang tidak stabil, berat badan
berlebih, dan makanan tidak bergizi. Pertumbuhan miom dapat terjadi minimal
dalam kurun waktu 8 tahun.
Faktor genetik. Penyakit Miom dapat
sangat mungkin terjadi pada wanita dengan riwayat keluarga yang menderita
penyakit yang sama.
Infeksi dan jamur. Adanya infeksi
dan jamur pada bagian dalam rahim dapat memicu pertumbuhan miom. Hal ini bisa
disebabkan oleh kurang terjaganya kebersihan alat kelamin dan faktor makanan.
Faktor hormon. Ketidakseimbangan
hormon dapat menyebabkan timbulnya Mioma. Penyebab ini biasanya terjadi pada
usia reproduksi bahkan pada wanita hamil karena pada masa ini produksi hormon
estrogen sangat tinggi.
Gaya hidup tidak sehat dan stres.
Gaya hidup tak sehat dapat menyebabkan kegemukan dan penimbunan kalori. Semakin
banyak kalori tertimbun, maka semakin cepat pula pertumbuhan miom. Selain itu,
daya tahan tubuh menurun pun berpengaruh.
PENGOBATAN
Obat Mioma Ampuh Dan Tanpa Efek Samping
Obat Mioma
-Disini anda akan mendapatkan informasi mengenai penyakit mioma dan berbagai
pengobatan tradisional alami yang tidak kalah ampuhnya dengan pengobatan dokter
pada umumnya. Seperti yang kita tau, pengobatan dokter tentu tidaklah murah,
butuh jumlah uang yang tidak sedikit untuk bisa berobat dengan pengobatan
dokter. Apalagi penyakit mioma sering dianjurkan untuk melakukan operasi. Untuk
itu mari kita simak ulasannya.
Penyakit
Mioma
Mioma
atau myom adalah salah satu penyakit yang sangat khas terjadi pada kaum wanita,
mioma merupakan tumor yang menyerang rahim. Penyakit mioma sering di jumpai
pada wanita usia subur, sama halnya dengan penyakit lain mioma apabila tidak
mendapat perawatan sama sekali akan berbahaya. Yang membuat mioma berbahaya
adalah karena dapat tumbuh di lebih dari satu lokasi dalam rahim, dengan berat
dan ukuran bervariasi hingga menyebabkan pendarahan, gangguan haid dan rasa
nyeri karena adanya penekanan pada organ di sekitar tumor dan infeksi di dalam
rahim.
Akibat
dari terjadinya penekanan pada organ di sekitar tumor menyebabkan gangguan
buang air besar, buang air kecil, pelebaran pembuluh darah vena dalam panggul,
gangguan ginjal karena pembengkakan tangkai tumor hingga menyebabkan gangguan
sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur.
Penderita
ini dianjurkan untuk tidak makan ikan, baik ikan air tawar atau ikan laut,
hindari makan kol, dan nangka yang dapat memicu penyakit semakin parah. Selain
itu jangan bekerja/beraktivitas berat, harus jaga kondisi emosianal dan
hindari stres.
Dan ada juga untuk mengobati penyakit ini dengan
ramuan herbal seperti
Kandungan dan Khasiat Obat Mioma Jelly Gamat Gold G
Obat
Mioma - Jelly Gamat Gold G adalah makanan kesehatan multikhaisat yang
terbuat dari bahan utama ekstrak teripang laut dari spesies Stichopus Hermanii
yang merupakan spesies terbaik yang hidup[ di dasar samudra. Teripang yang
menjadi bahan utama obat mioma Jelly Gamat Gold G di seleksi secara
ketat dan hanya mengambil teripang dari kualitas terbaik saja, setelah itu
diolah dengan teknologi modern yang ditinjau langsung oleh para pakar kesehatan
di seluruh dunia sehingga aman dan higienis selain itu Jelly Gamat Gold
G telah mendapatkan rekomendasi atau ijin dari dokter dan ahli biotekhbologi
serta ahli kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian di berbagai Univ.di seluruh
dunia,bahwa jelly Gamat Gold G yang terbuat dari gamat atau teripang
memiliki khasiat sebagai obat alami serba guna untuk mengobati berbagai
penyakit salah satunya mioma ini.
Kandungan Gamat emas :
- Mengandung Protein 86,8 %
- 80% kolagen
- Mucopolysacarida
- Condroitin Sulfat dan Glukosamin
Keampuhan
obat mioma uteri tradisional ekstrak gamat/teripang mengusir tumor dibuktikan
oleh Jaime Rodriguez dari Facultad de Quimica. Universidad de Santiago de
Compostela, Spanyol. Periset itu menguji khasiat teripang terhadap penumpasan
sel kanker limpa P-388. A-549 (kanker paru-paru). HeLa (tumor rahim), dan
B-18-Fl (melanoma).
Selain
itu juga obat mioma Jelly Gamat Gold G mempunyai kandungan filinopsida A
yang hadir dalam bahan utama teripang yang ampuh menekan pertumbuhan tumor.
Sebabnya filinopsida bersifat antiangiogenesis alias mencegah pembentukan
pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat
tak mendapatkan pasokan nutrisi. Itu masih diimbangi oleh khasiat spirulina
yang kaya antioksidan tinggi.
Sebagai
pendukung obat mioma, Jelly Gamat Gold G dianjurkan dipadukan
dengan suplement pendukung pada proses penyembuhan mioma yakni Spirulina Pacifica. Kenapa dikatakan
begitu?
Spirulina Pacifica adalah
produk barbahan dasar alami, yakni sejenis ganggang hijau atau algae hijau
yang melewati pengolahan yang sistematis hampir sempurna . Spriluina sangat
baik dipadukan dengan Jelly Gamat Gold G untuk dikonsumsi untuk
kesehatan tubuh karena spriluina mengandung fitokimia yang memiliki efektif
untuk menghambat pertumbuhan kanker spriluina juga bermanfaat menurunkan
klosterol darah, mengendalikan gula darah, menetralkan radikal bebas yang masuk
ke tubuh dan juga meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga cocok untuk dipadukan
dengan Jelly Gamat Gold G untuk mengobati mioma.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar