Senin, 29 April 2013

MIOMA UTERI


  PENGERTIAN
Mioma Uteri (bahasa Inggris: uterine myoma) adalah tumor jinak pada dinding rahim. Mioma juga disebut mioma, myom, tumor otot rahim atau tumor fibroid, karena berasal dari sel jaringan  fibro.
  Asal mulanya penyakit mioma uteri berasal dari otot polos rahim. Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause(mengecil pada pasca manepause)
  Sering kali tumor jinak rahim ke arah rongga ini membesar dan bertumbuh keluar dari mulut rahim. Tumor yang ada dalam rahim dapat tumbuh lebih dari satu, teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol-benjol sesuai ukuran tumor. Beratnya bervariasi, mulai dari beberapa gram saja, namun bisa juga mencapai 5 kilogram atau lebih.
    Mioma Uteri adalah suatu tumor jinak pada rahim yang berasal dari otot rahim. Dikenal juga dengan istilah mioma atau myom atau tumor otot rahim. Jumlah penderita mioma uteri ini sulit diketahui secara akurat karena banyak yang tidak menimbulkan keluhan sehingga penderita tidak memeriksakan dirinya ke dokter.
Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti mioma uteri dan diduga merupakan penyakit multifaktorial. Dipercayai bahwa mioma merupakan sebuah tumor monoklonal yang dihasilkan dari mutasi somatik dari sebuah sel neoplastik tunggal. Sel-sel tumor mempunyai abnormalitas kromosom, khususnya pada kromosom lengan 12q13-15. 

 GEJALA DAN TANDA – TANDA
                      
 Sebagian penyakit ini ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksaan panggul rutin. Gejala yang timbul bergantung pada lokasi dan besarnya tumor, namun yang paling sering ditemukan adalah:
  1. Perdarahan yang banyak dan lama selama masa haid atau pun di luar masa haid.
  2. Rasa nyeri karena tekanan tumor dan terputarnya tangkal tumor, serta adanya infeksi di dalam rahim.
  3. Penekanan pada organ di sekitar tumor seperti kandung kemih, ureter, rektum atau organ rongga panggul lainnya, menimbulkan gangguan buang air besar dan buang air kecil, pelebaran pembuluh darah vena dalam panggul, gangguan ginjal karena pembengkakan tangkai tumor.
  4. Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur. Pada bagian bawah perut dekat rahim terasa kenyal.

Sering kali penderita merasa nyeri akibat miom mengalami degenerasi atau kontraksi uterus berlebihan pada mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim. Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (infertilitas) disebabkan gangguan pada tuba, gangguan implantasi pada endometrium,penyumbatan.

Mioma Uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan pada saat kontraksi rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta, bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak memperparah Mioma Uteri. Saat hamil, Mioma Uteri cenderung membesar, dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa terputar.
  DIANGNOSA
    Mioma uteri atau leiomioma adalah tumor jinak yang berasal dari otot rahim dan jaringan ikat yang menumpangnya. Tumor ini disebabkan oleh produksi hormon estrogen yang berkepanjangan. Mioma paling banyak ditemukan pada umur 35-45 tahun (kurang lebih 25%). Mioma uteri sering didapat pada wanita yang belum menikah dan yang kurang subur. Faktor keturunan juga berperan. Penderita mioma sering mengalami menopause yang terlambat.
  Apabila mioma dibelah, tampak bahwa mioma terdiri atas berkas otot polos dan jaringan ikat yang tersusun seperti konde/pusaran air (whorl pattern). Sarang mioma sering ditemukan sebanyak 5-20 buah dalam satu rahim. Tumor ini dapat juga bertangkai dan dapat menonjol ke dalam rongga rahim bahkan melalui serviks ke dalam vagina. Pertumbuhan mioma dapat mencapai berat 5kg. Diperkirakan memerlukan waktu 3 tahun agar mioma dapat mencapai ukuran sebesar tinju, akan tetapi beberapa kasus ternyata tumbuh dengan cepat. Tumor ini dapat mengalami perubahan karena perubahan dalam aliran darah yang menuju tumor akibat pertumbuhan, kehamilan atau pengecilan rahim pada menopause. Torsi atau terputarnya mioma bertangkai dapat juga terjadi.
Hampir separuh kasus mioma uteri ditemukan secara kebetulan pada pemeriksaan ginekologik karena tumor ini tidak mengganggu, sering hanya keluhan akan rasa berat dan adanya benjolan di perut bagian bawah saja.
Gejala yang dikeluhkan sangat tergantung pada :
·         Tempat mioma berada                                                                                          
·         Besarnya mioma
·         Perubahan berat mioma
·         Komplikasi yang terjadi
Nyeri bukan gejala khas tetapi dapat terjadi. Masalah dapat timbul bila terjadi perdarahan abnormal rahim (banyak dan lama serta tidak menentu) yang berlebihan sehingga menimbulkan anemia; penekanan pada kandung kemih yang menyebabkan sering berkemih dan urgensi, serta potensial untuk terjadinya infeksi kandung kemih, penekanan pada rectum menyebabkan sembelit; dan nyeri jika tumor mengalami perubahan atau jika terjadi torsi atau putaran mioma yang bertangkai.
Komplikasi yaitu mioma dapat menjadi ganas (leiomiosarkoma) hanya ditemukan 0,32-0,6% dari seluruh mioma. Pada mioma yang bertangkai dapat terjadi torsi (putaran) sehingga dapat terjadi nekrosis yang mengakibatkan sindrom abdomen akut.
Pada wanita yang tidak ada keluhan atau mendekati usia menopause, atau yang memiliki tumor yang kecil, tidak diperlukan tindakan khusus. Pemeriksaan teratur harus dilakukan untuk memantau perubahan. Selama masa reproduksi, dapat dilakukan miomektomi jika timbul gejala-gejala bermakna yang mengakibatkan infertilitas akibat mioma.
                                                                                 
 PENYEBAB
Penyebab mioma - "Mencegah lebih baik daripada mengobati". Itulah pepatah yang sebenarnya mempunyai arti besar dalam hidup kita, tidak terkecuali pada penyakit mioma ini. Bagaimana kita mencegahnya? Salah satu cara mencegah penyakit mioma ini adalah dengan cara mengetahui apa saja penyebab mioma / pemicu tumbuhnya penyakit mioma sekaligus menghindarinya. Ingat ! Penyakit tidak akan tumbuh/timbul tanpa Sebab.
                  
   Seperti yang kita ketahui, Penyakit Mioma adalah penyakit sejenis tumor jinak yang berada pada dinding rahim. Penyakit Mioma juga sering disebut Mioma, Myom, Tumor Otot rahim atau Tumor Fibroid karena berasal dari sel jaringan fibro.
                     
  Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun.

 

                      Penyebab Miom Yang Harus Kita Ketahui

    Faktor keturunan bisa menjadi penyebab penyakit miom (atau yang sering disebut sebagai mioma uteri). Penyebab lainnya yang sering kita temui yaitu adanya ransangan hormon, obesitas, dan makanan yang tinggi kadar lemaknya. Obesitas bisa menyebabkan ketidakseimbangan ransangan hormon dan kekebalan tubuh sehingga memicu timbulnya penyakit miom dalam tubuh. Dalam keadaan hamil, adanya infeksi dan jamur juga dapat membuat penyakit miom timbul kembali meskipun sudah dilakukan operasi pengangkatan.

     Jika terdapat miom rahim, Anda mungkin tidak mengetahuinya. Paling tidak setengah dari wanita penderita miom tidak mempunyai gejala-gejala. Bahkan, sebagian besar diketahui bahwa menderita penyakit miom pada saat pemeriksaan rutin panggul atau pada saat perawatan kehamilan.
Apabila anda terdeteksi menderita penyakit mioma, kami sarankan untuk segera melakukan pengobatan herbal dengan obat mioma herbal Ace Maxs. Selain biaya yang dikelurkan lebih murah dibanding anda harus melakukan operasi ke dokter, obat herbal Ace Maxs juga sudah tidak diragukan lagi khasiatnya karena sudah melewati berbagai penelitian para ahli disertai dengan testimoni penderita. Untuk informasi lebih lengkap mengenai obat herbal Ace Maxs dan khasiatnya untuk mengobati mioma,
Faktor bakat. Hal ini dapat terjadi jika pertumbuhan miom tersebut semakin didorong oleh adanya rangsangan hormon. Rangsangan ini dapat berasal dari kondisi emosi yang tidak stabil, berat badan berlebih, dan makanan tidak bergizi. Pertumbuhan miom dapat terjadi minimal dalam kurun waktu 8 tahun.
Faktor genetik. Penyakit Miom dapat sangat mungkin terjadi pada wanita dengan riwayat keluarga yang menderita penyakit yang sama.
Infeksi dan jamur. Adanya infeksi dan jamur pada bagian dalam rahim dapat memicu pertumbuhan miom. Hal ini bisa disebabkan oleh kurang terjaganya kebersihan alat kelamin dan faktor makanan.
Faktor hormon. Ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan timbulnya Mioma. Penyebab ini biasanya terjadi pada usia reproduksi bahkan pada wanita hamil karena pada masa ini produksi hormon estrogen sangat tinggi.
Gaya hidup tidak sehat dan stres. Gaya hidup tak sehat dapat menyebabkan kegemukan dan penimbunan kalori. Semakin banyak kalori tertimbun, maka semakin cepat pula pertumbuhan miom. Selain itu, daya tahan tubuh menurun pun berpengaruh.
 PENGOBATAN

 Obat Mioma Ampuh Dan Tanpa Efek Samping                      

Obat Mioma -Disini anda akan mendapatkan informasi mengenai penyakit mioma dan berbagai pengobatan tradisional alami yang tidak kalah ampuhnya dengan pengobatan dokter pada umumnya. Seperti yang kita tau, pengobatan dokter tentu tidaklah murah, butuh jumlah uang yang tidak sedikit untuk bisa berobat dengan pengobatan dokter. Apalagi penyakit mioma sering dianjurkan untuk melakukan operasi. Untuk itu mari kita simak ulasannya.
       
                        Penyakit Mioma
Mioma atau myom adalah salah satu penyakit yang sangat khas terjadi pada kaum wanita, mioma merupakan tumor yang menyerang rahim. Penyakit mioma sering di jumpai pada wanita usia subur, sama halnya dengan penyakit lain mioma apabila tidak mendapat perawatan sama sekali akan berbahaya. Yang membuat mioma berbahaya adalah karena dapat tumbuh di lebih dari satu lokasi dalam rahim, dengan berat dan ukuran bervariasi hingga menyebabkan pendarahan, gangguan haid dan rasa nyeri karena adanya penekanan pada organ di sekitar tumor dan infeksi di dalam rahim.

Akibat dari terjadinya penekanan pada organ di sekitar tumor menyebabkan gangguan buang air besar, buang air kecil, pelebaran pembuluh darah vena dalam panggul, gangguan ginjal karena pembengkakan tangkai tumor hingga menyebabkan gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur.

Penderita ini dianjurkan untuk tidak makan ikan, baik ikan air tawar atau ikan laut, hindari makan kol, dan nangka yang dapat memicu penyakit semakin parah. Selain itu jangan bekerja/beraktivitas berat, harus jaga kondisi emosianal  dan hindari stres.

Dan ada juga untuk mengobati penyakit ini dengan ramuan herbal seperti

      Kandungan dan Khasiat Obat Mioma Jelly Gamat Gold G

Obat Mioma - Jelly Gamat Gold G adalah makanan kesehatan multikhaisat yang terbuat dari bahan utama ekstrak teripang laut dari spesies Stichopus Hermanii yang merupakan spesies terbaik yang hidup[ di dasar samudra. Teripang yang menjadi bahan utama obat mioma Jelly Gamat Gold G di seleksi secara ketat dan hanya mengambil teripang dari kualitas terbaik saja, setelah itu diolah dengan teknologi modern yang ditinjau langsung oleh para pakar kesehatan di seluruh dunia sehingga aman dan higienis selain itu Jelly Gamat Gold G telah mendapatkan rekomendasi atau ijin dari dokter dan ahli biotekhbologi serta ahli kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian di berbagai Univ.di seluruh dunia,bahwa jelly Gamat Gold G yang terbuat dari gamat atau teripang memiliki khasiat sebagai obat alami serba guna untuk mengobati berbagai penyakit salah satunya mioma ini.




                  Kandungan Gamat emas :

  • Mengandung Protein 86,8 %
  • 80% kolagen
  • Mucopolysacarida
  • Condroitin Sulfat dan Glukosamin

Keampuhan obat mioma uteri tradisional ekstrak gamat/teripang mengusir tumor dibuktikan oleh Jaime Rodriguez dari Facultad de Quimica. Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol. Periset itu menguji khasiat teripang terhadap penumpasan sel kanker limpa P-388. A-549 (kanker paru-paru). HeLa (tumor rahim), dan B-18-Fl (melanoma).

Selain itu juga obat mioma Jelly Gamat Gold G mempunyai kandungan filinopsida A yang hadir dalam bahan utama teripang yang ampuh menekan pertumbuhan tumor. Sebabnya filinopsida bersifat antiangiogenesis alias mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat tak mendapatkan pasokan nutrisi. Itu masih diimbangi oleh khasiat spirulina yang kaya antioksidan tinggi.

Sebagai pendukung obat mioma, Jelly Gamat Gold G dianjurkan dipadukan dengan suplement pendukung pada proses penyembuhan mioma yakni Spirulina Pacifica. Kenapa dikatakan begitu?


Spirulina Pacifica adalah produk barbahan dasar alami, yakni sejenis ganggang hijau atau algae hijau yang melewati pengolahan yang sistematis hampir sempurna . Spriluina sangat baik dipadukan dengan Jelly Gamat Gold G untuk dikonsumsi untuk kesehatan tubuh karena spriluina mengandung fitokimia yang memiliki efektif untuk menghambat pertumbuhan kanker spriluina juga bermanfaat menurunkan klosterol darah, mengendalikan gula darah, menetralkan radikal bebas yang masuk ke tubuh dan juga meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga cocok untuk dipadukan dengan Jelly Gamat Gold G untuk mengobati mioma.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar